DRP (Distribution Resource Planning)

12. DRPKondisi geografis negara Republik Indonesia yang merupakan negara kepulauan menjadi suatu tantangan dalam distribusi. Biaya transportasi dan ketidakpastian waktu pengiriman dapat menjadi kendala yang serius dalam distribusi. Selain itu ketidakpastian permintaan juga dapat menjadi kendala dalam pengelolaan inventory di berbagai titik distribusi. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan yang matang dalam menentukan strategi distribusi yang di dalam ilmu Supply Chain Management dikenal dengan nama DRP (Distribution Resource Planning). DRP juga biasa dikenal dengan Distribution Requirements Planning.

DRP adalah metoda perencanaan distribusi dengan menggunakan beberapa parameter kontrol untuk menghitung kebutuhan produk di setiap titik distribusi. Dengan menggunakan metoda DRP, pasokan produk diatur agar mencukupi permintaan sampai dengan pasokan yang berikutnya tiba. Parameter kontrol yang digunakan adalah waktu tempuh pengiriman, jumlah permintaan, batasan safety stock, jumlah stok digudang, jumlah stok dalam perjalanan, dan jumlah permintaan. Dengan menggunakan metoda DRP, perusahaan dapat merencanakan puluhan hingga ratusan titik distribusi.

Kendala muncul pada saat penjualan tidak sesuai dengan forecast demand. Pada saat penjualan lebih rendah daripada demand maka akan mengakibatkan stok menumpuk. DRP akan segera menahan pengiriman agar stok tidak menumpuk. Pada saat penjualan lebih tinggi daripada demand, maka stok dapat habis. Kondisi ini akan memicu DRP untuk melakukan pengiriman. Juga, perhitungan DRP telah menyediakan safety stock atau buffer stock untuk mengantisipasi kondisi Out of Stock.

DRP juga dapat diintegrasikan dengan sistem perencanaan yang lain untuk mendapatkan hasil yang optimal. Jika diintegrasikan dengan sistem logistik, DRP akan merekomendasikan jadwal pengiriman dan jumlah produk yang akurat. Jumlah pengiriman juga dapat diatur untuk menghemat biaya. Seperti diketahui, pengiriman dalam jumlah sedikit berulang kali ke titik distribusi yang jauh akan meningkatkan biaya pengiriman secara signifikan. Jika diintegrasikan dengan sistem produksi, DRP akan membantu perusahaan dalam perencanaan produksi yang akurat sesuai dengan kebutuhan pasar yang tercakup dalam ruang lingkup distribusi penjualan.

Dengan menguasai DRP, perusahaan dapat meningkatkan akurasi distribusi baik dalam jumlah pengiriman maupun dalam waktu tempuh. Sudahkah perusahaan Anda menerapkan motoda DRP?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *